foto1
foto1
foto1
foto1
foto1



KAMPUNG KB MILIK KITA BERSAMA

KAMPUNG KB MILIK KITA BERSAMA
Untuk Mendorong Kegiatan Sektoral Lain dan Memajukan  Kampung KB, DP3AKB harus Merangkul Instansi-Instansi Lain dan Bekerjasama

Ibu Walikota (tengah) bersama Ketua DPRD Kota Probolinggo (pertama dari kiri) didampingi Sekretaris DP3AKB (pertama dari kanan) saat Meresmikan Pencanangan Kampung KB di Kelurahan Kademangan Kec. Kademangan Kota Probolinggo (Rabu, 11/4/18)

 

Agar program KB dapat mengena kembali di tengah masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah terpencil, Pencanangan Kampung KB kembali di launching oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana sekaligus penyerahan secara simbolis SK PPKBD se Kota Probolinggo Tahun 2018 di RT 2 RW 4 Kelurahan Kademangan Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Rabu (11/4/18)


       Peserta Pencanangan Kampung KB ini setidaknya diikuti oleh 300 orang yang terdiri dari OPD se Kota Probolinggo, Sekreteris Daerah, Aisten, Kepala OPD, Camat, Lurah, Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan serta Kader PPKBD dan sub PPKBD. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta mendorong kegiatan pembangunan sektor lainnya di dalam Kampung KB sehingga dapat mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas.


       Menurut Kasubid Advokoasi BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto bahwa di Kampung KB ini ada integrasi program-program kegiatan sektoral lain yang bisa masuk di Kampung KB, sebagai contoh ada program pertanian, program kesehatan, program Dinas Sosial, program Dinas Pendidikan dan progam lainnya. “memang leading sector kampung KB ini adalah BKKBN, tapi lebih dari itu program Kampung KB merupakan milik kita bersama, karena di kanan kiri, depan belakang BKKBN ini ada instansi-instansi yang harus dirangkul dan bekerja sama sehingga program BKKBN tersebut dapat berjalan sesuai dengan harapan” ujarnya. 


      Sebagaimana diketahui tugas BKKBN tidak hanya mengurusi keluarga berencana tetapi lebih dari itu juga menangani program kependudukan, program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi dan program pembangunan keluarga (BKB, BKR dan BKL). Untuk itu dengan ditariknya kembali status kepegawaian PKB (penyuluh KB) dari pegawai daerah menjadi pegawai pusat, diharapkan dapat menunjang kegiatan-kegiatan yang ada di lapangan khususnya di Kampung KB, mengingat kekurangan-kekurangan tenaga lapangan saat ini luar biasa, idealnya 1 orang PKB menangani 2 desa tetapi kanyataan di daerah 1 orang bisa membawahi 5 desa. Ke depan dengan semakin majunya Kampung KB dan tingginya perhatian masyarakat terhadap progam KB, diharapkan dapat ditunjang dengan tenaga PKB yang ideal sesuai dengan proporsi yang ada. (uby)

 

Ibu Walikota (kiri) saat mengunjungi kegiatan pelayanan pemasangan alokon (implant) di Bus Pelayanan KB pada Kegiatan Peresmian Pencanangan Kampung KB di Kelurahan Kademangan Kec. Kadenagan Kota Probolinggo (Rabu, 11/4/18)