foto1
foto1
foto1
foto1
foto1



BPPKB HADIRKAN SITI KENCANA

TINGKATKAN AKUNTABILITAS PEMERINTAH DAERAH MELALUI SITI KENCANA (SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI DAN KELUARGA BERENCANA)

 

Ibu Walikota Probolinggo saat launching Siti Kencana (kanan) didampingi oleh Kepala Badan BPPKB Kota Probolinggo (dua dari Kanan) dan Sekretaris BPPKB Kota Probolinggo (tiga dari kanan) pada acara Launching Siti Kencana di Puri Manggala Bhakti Kota Probolinggo. ( 13-07-2016)

 

Satu lagi hadir produk inovasi unggulan yang diluncurkan oleh BPPKB Kota Probolinggo tentang sistem teknologi informasi keluarga berencana. Namun kali ini dapat dikatakan bahwa sistem teknologi informasi keluarga berencana (Siti Kencana) ini merupakan terobosan terbaru BPPKB Kota Probolinggo dalam meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah melalui keterbukaan informasi dan komunikasi publik.


    Menurut dr. Siti Nurul Qomariyah, M.Kes. (Sekretaris BPPKB Kota Probolinggo) Siti Kencana merupakan inovasi program pengembangan sistem pelaporan yang di dalamnnya menghasilkan : (a) laporan jumlah peserta KB baru; (b) laporan jumlah peserta KB aktif; (c) laporan jumlah usia perkawinan. Sehingga dengan diterapkannya Siti Kencana ini dapat diketahui capaian kinerja BPPKB Kota Probolinggo dalam menjalankan program KB.


    Dengan diluncurkannya Siti Kencana, tidak saja menawarkan suatu model implementasi sistem pelaporan kinerja program keluarga berencana yang akurat dan akuntabel, tetapi lebih dari itu Siti Kencana juga berfungsi sebagai alat (tool) komunikasi publik antara pemerintah dengan masyarakat. Masyarakat dapat secara terbuka melihat kinerja BPPKB Kota Probolinggo melalui weibsite : www.bppkb.probolinggokota.go.id/sitikencana sekaligus ikut berartisipasi dalam memonitor tingkat keberhasilan BPPKB Kota Probolinggo dalam menjalankan program KB.


    Oleh karena itu, melalui pengelolaan informasi dan komunikasi Siti Kencana dengan baik, BPPKB diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya untuk memperoleh pemahaman dan dukungan masyarakat terhadap pemerintah sehingga pada gilirannya dapat mendorong dan memperoleh kepercayaan masyarakat untuk ikut ber- KB. (Ubay)